5 Tahapan Supaya Anak Cepat Bisa Jalan Tips Terbaru

Anak adalah titipan dari yang maha kuasa sebagai bukti dahri hasil perkawinan dengan jenis laki-laki dan perempuan melalui pernikahan. Memiliki anak adalah kebahagiaan yang sesungguhnya apalagi bagi anda yang baru saja merancang rumah tangga. Tentu bagi Pasangan suami istri memiliki anak adalah tujuan utama. Anak sudah sepatutnya dipelihara dengan baik seperti memberi asupan gizi yang baik, kenakan pakaian, belikan mainan, membelikan perlengkapan buat anak dan tidak lepas dari didikan para orang tua. Jika orang tua tidak mendidik anak akan brutal di masa depan nanti.

Proses membesarkan anak itu harus dengan kesabaran karena pertumbuhan anak bagaimana dari orang tua mengurusnya. Mulai dari usia nol hingga 1 tahun anak sudah banyak belajar seperti tungkurep, belajar duduk sendiri, berjalan dengan kedua lutut kaki, merangkak, dan mulai bisa berdiri sendiri biasanya berdiri pada setiap benda yang dianggapnya mampu menahan beban si anak. Nah dari langkah tersebut tujuan anak adalah mampu berjalan dengan cepat. Tapi harus melatih anak karena setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda untuk bisa berjalan. Memang banyak anak di bawah 12 bulan sudah bisa berjalan akan tetapi anda harus tahu banyak anak yang baru bisa berjalan di usia 15 bulan atau lebih.

Jangan merasa khawatir jika anak anda belum bisa berjalan seperti anak orang lainnya padahal usia sama. Anak memiliki kemampuan yang berbeda-beda nanti juga bisa berjalan sendiri adalah tidak ada kelainan pada kaki anak. Untuk melatih anak supaya cepat bisa jalan anda perlu banyak melatih anak agar otot tangan dan kakinya kuat untuk berdiri. Contohnya saja seperti melakukan pergerakan pertama pada anak. Lakukan stimulasi supaya anak tergoda untuk langkah pertama, setiap orang tua punya caranya tersendiri.

5 Tahapan Supaya Anak Cepat Bisa Jalan Tips Terbaru


5 Tahapan Melatih Anak Cepat Bisa Jalan dengan Sendiri


1. Belajar Duduk

Di usia 4-6 bulan biasanya bayi sudah bisa duduk dengan sendiri atau bantuan dari orangtua. Nah bagaimana cara melatih anak bisa duduk. Anda sebagai orang tua cukup melatihnya sepeti bermain bersama anak dan mendudukkan anak di depan kita. Namun anda harus hati-hati karena otot anak belum kuat jangan lama-lama membiarkan anak duduk juga.

2. Belajar Merangkak

Anak akan bisa merangkak secara sendiri tanpa bantuan orangtua di usia 6-10 bulan. Mulai dari belajar duduk hingga merangkak. Latihlah anak anda seperti meletakkan mainan di posisi agak jauh antara supaya anak mampu menggapainya namun harus dengan pengawasan jangan biarkan anda malah menyiksa anak.

3. Belajar mengangkat diri anak secara sendiri

Pada usia menginjak bisa berdiri anak akan suka berdiri pada benda yang dia lihat seperti di meja, kursi atau orang di sekitarnya. Proses bisa berdiri sendiri biasanya di usia 8-10 bulan tergantung anda melatih anak dan kemampuan anak sangat diperhatikan. Raihlah kedua tangan anak kemudian ajak dia berdiri secara perlahan jika anak mampu berdiri latih supaya kaki anak mempunyai melangkah walau hanya satu langkah. Harus dengan kesabaran ekstra pelan-pelan saja akan ada waktunya anak mampu berjalan secara cepat asal anda terus melatih.

4. Belajar Berjalan dengan Bantuan

Pada umur 9 bulan anak sudah bisa berdiri walau tidak lama. Nah pada proses ini sebaiknya anda ajarkan anak untuk belajar melangkah seperti memegang kedua tangannya kemudian anda mulai berjalan pelan-pelan agar anak ikut melangkah. Ada juga dengan cara menempelkan kaki anak pada kaki kita kemudian secara perlahan kita langkahkan secara otomatis anak akan merasa terlatih.

Istilah di Sunda biasanya pada tahap ini orangtua membuat kan kayu dan bambu bentuknya seperti huruf L dibalik. Kemudian menancapkan pada tanah. Nah coba anak anda suruh memasang kayu tersebut dan sambil diawasi supaya tidak membahayakan juga.

5. Tahap Pertama Belajar Berjalan

Di usianya yang baru menginjak 9-12 bulan anak akan mampu berdiri dengan sendirinya tanpa bantuan orangtua. Cara melatih tahap awal agar bayi mampu berjalan yaitu dengan memegang kedua tangannya dengan posisi berdiri, setelah berdiri coba lepaskan pegangan tangan anda dan biarkan bayi melakukan tahapan langkah pertama. Jika saat anak anda melangkah kemudian terjatuh berikan dorongan jangan membiarkannya menangis, berikan senyuman atau tepuk tangan pada anak biar anak makin semangat lagi untuk berdiri.

Lakukan juga dengan cara posisi anda di depan anak supaya pada proses berdiri anak dia akan melakukan langkah seakan-akan ingin cepat berada di pelukan anda. Pancing juga anak dengan warna atau buah kesukaannya supaya proses berjalan bisa semakin cepat.

Kesimpulan

Pada proses mengajari anak anda harus banyak bersabar supaya tindakan anda pada anak tidak membuat anak malah tersiksa. Jangan paksa anak supaya cepat bisa berjalan tetapi anda sebagai orang tua harus memahami kemampuan anak anda jangan sampai samakan dengan anak orang. Anda cukup melatih sesuai kemampuan si anak.

Jadi anda sebagai orangtua yang baik perbanyaklah bertanya pada orang tua anda juga jangan melakukan tanpa panduan supaya anak tidak celaka. Selain melatih belajar berdiri hingga berjalan anda juga perlu melatih berkomunikasi dengan bayi lakukan interaksi supaya anak anda mampu memahami. Semakin banyak mendengar semakin pula anak anda cerdas dalam berbicara.

Sekian pembahasan mengenai tips cara melatih anak supaya bisa berjalan dengan cepat. Lakukan proses di atas secara baik-baik. Dari semua poin di atas perlu waktu, kesabaran dan konsisten dalam mengajarkan anak. Semoga bermanfaat dan semoga anak buah hati kita bisa tumbuh dengan baik dan menjadi anak berprestasi untuk orang tua dan berguna bagi dunia.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel